Konnichiwa minna-san~ saia kmbli tanpa emoticon red devilll~ XDD
tapi kali ini saia mau ngepost poetry yang sebenernya uda kubuat dari kelas 8~ dan itu poetry seharusnya buat orang lain,,,
tapi berhubung poetry itu juga mirip bgt ama perasaan saia skrg,saa aku post ni poetry buat Hideki-kun~ X'D
Saa, douzo yonde kudasai~ X'DD
Sebenarnya satu...
Hati yang berjarak...
Dia atau aku?
Hanya Tuhan yang tahu...
Dua...
Hati yang selalu diam...
Tak berkata...
Benci atau tak tahu berbuat apa?
Mungkin satu...
Sebuah perasaan terpendam...
Tak terbalas dan tak dapat diluapkan....
Ada dalam hati yang dianggap hilang...
Bersama...
Kadang tersenyum bersamaan...
Saat memori dilupakan....
Benci atau merendah?
Tapi itu hanya benar-benar satu...
Memandangi hujan lewat jendela.
Perasaan diterpa angin dingin dan hilang...
Dia di ujung hanya memandang sesaat...
Entah merasakan hal yang sama atau tidak...
Merupakan gravitasi...
Jarak antara aku dan dia....
Menghindar saat ada di dekat...
Menjauh karena tak ingin merusak sebuah kebahagiaan...
Diam memang saat sendirian...
Itu akibat dia menganggap aku tak ada...
Padahal aku ada di dekat dan kan berikan kehangatan...
Tapi hanya khayalan...
Jarak semakin jauh dan dinding semakin tebal....
Memang tak mungkin...
Karena hanya sebuah kelopak yang telah rapuh...
Karena air mata tangisan dan amarah tak terputus...
Lebih baik berkhayal hingga akhir hayat...
Kan abadi dalam hati dan tangisan...
Aku takut apa yang nyata menjadi kebohongan...
Ingin menangis tapi tertahan...
Tersenyum palsu...
Lebih baik seperti itu...
Karena jarak di antara kita...
Karena hati yang diam...
Karena itu semua tak ada...
Karena aku yang sekarang tak nyata...
Sendirian...
Sambil tetap tersenyum...
Melihatmu dari ujung...
Dalam gravitasi hidup....
Sampai tiba saatnya berubah...
Bwahhhh~ ternyata dikit bgt~ ==a
gak kyk poetry yang KKMHB ya gak??yang kubuat sebelumnya itu~ XDD
yaks~ segini dulu upfdatenya,kpn2 lnjut lagi~ X3 *breng tmn mslhnya~*
ARIGATOU TO JAA NAAAA~ XDD
To Loose Word Chain,To Love,To Give Happiness for Someone Else and To Protect
Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 Januari 2012
Kamis, 24 November 2011
Ketika Kata Maaf Harus Bertaruh~ :')
Ini puisi yang aku janjikan sebelumnya bakal tak post di blog ini~
silakan yang mau baca~ surely,this is to him, Hideki Asakawa-kun~
Maaf...
Satu kata yang sulit terucap...
Ketika dinginmu mulai memuncak..
Dan sayu matamu semakin jelas...
Dan engganmu semakin terasa...
Bencimu kan tak terelakkan...
Semuanya...
Hanya padaku....
Aku tahu...
Jelas tahu...
Semuanya ditujukan padaku...
Seorang saja...
Dengan kebencian bagai tangan siap menampar..
Dengan lengan siap mendorongkan...
Dengan mata siap menusukkan...
Dan dengan dingin siap menghancurkan...
Hanya satu...
Selalu...
Kata-katamu yang masih terngiang dulu...
Itu semua terus membuatku percaya...
Pada kemungkinan yang ada...
Aku ingin berusaha percaya...
Semuanya, dari awal hingga kini....
Dari marahmu diawal, coklat dari roti dadar...
Bola pingpong, bersama mengerjakan soal matematika....
Muka dingin yang kembali tampak, berdua ketakutan...
Kemudian sms bersambung, sampai bis siap mengantar...
Perjalanan menyenangkan...
Lalu kau sadar bintang itu aku...
Tawa dan senyum terus muncul....
Di tempat penuh bintang, kita semakin dekat...
Aku yakin, suatu hubungan ini akan semakin indah..
Semuanya berjalan sungguh indah....
Lalu tiba-tiba kau berubah, sms tak berbalas...
Mulai itu kita renggang...
Menganga dengan adanya jarak...
Aku tahu, aku yang salah...
Salahkan aku terus saja..
Aku tahu aku dosa...
Tapi mau sampai kapan kau benci demikian?
Tawamu kini bukan untukku....
Walau aku tahu kau minta aku lupakan itu...
Tapi aku terlalu egois berharap lagi...
Semakin kau benci, semakin kau dingin....
Aku tahu aku yang bodoh....
Kau boleh menamparku, pukul aku...
Aku yang terlalu naif untukmu....
Kini satu saja kata....
Maaf kumohon maaf....
Jangan pinta aku untuk lupakan semua....
Jangan jadikan tawamu sebagai pedang...
Yang akan kau tusukan sendiri pada tubuhmu...
Diriku!! Yang berhak itu aku.....
Tawamu itu bukan tawa palsu...
Aku yakin, seyakin yang aku mampu...
Itu semua karena kebahagiaan yang kau pancarkan karena teman-temanmu...
Mungkin juga termasuk aku....
Kau yang kukenal bukan orang yang mengatakan teman adalah orang lain...
Itu semua hanya bualan agar aku benci dan menjauh....
Ya, setidaknya akan ku terima semua itu...
Dengan kerelaan ini...
Dengan keikhlasan ini...
Dengan kepasrahan ini...
Atas semua dosa dan kesalahan yang kuperbuat ini....
Tapi, kumohon....
Jangan pinta aku menjauhimu...
Jangan pinta aku membencimu...
Jangan jadikan semua ini mimpi burukku...
Jangan jadikan semua ini kesalahan seumur hidupku...
Jangan pinta aku memutuskan hubungan denganmu...
Kau.....adalah temanku...
Begitu berharga bagiku....
Walau kau menganggapku tak seperti itu..
Tapi tolong...
Sekali saja tolong...
Berikan aku kesempatan untuk minta maaf...
Maafku akan kupertaruhkan...
Mau kau minta tukar dengan apa?
Rasa suka yang harus kubuang?
Sobek semua kenangan?
Hidupku?
It’s okay to me....
But...
Dengarkan dan bacalah permintaan mulukku...
Yang terakhir yang kuminta darimu...
JADILAH TEMANKU LAGI....
WALAU DENGAN HINANYA TUBUH DAN HATI INI...
DAN DENGAN LUKAMU YANG BELUM DAPAT TERHAPUS PENUH ITU...
DAN DENGAN SEMUA RASA SAKIT YANG DULU PERNAH KUBERIKAN PADAMU..
IZINKAN AKU MENGULANG KISAH DULU MENJADI BARU...
BIARKAN AKU MELIHAT LAGI SENYUM YANG DITUJUKAN PADAKU DULU...
SENYUM ITU SUNGGUH AKU INGIN KEMBALI KE MASA ITU...
MAAF DAN MAAF YANG BERIBU...
AKU TERUS BERTARUH...
TO CHANGE THE PAST INTO FUTURE....
TOLONG JANGAN MEMBEKU....
PADAKU...
KARENA SUNGGUH....
KEHILANGAN SATU TEMAN BAGIKU SEPERTI DIBURU HANTU...
MALAM MENJADI MENCEKAM DENGAN SERIBU BAYANGAN...
MIMPI INDAH MENJADI MIMPI BURUK DIMANA KESALAHAN TERUS BERULANG...
MELAMUNI SEMUA KESALAHAN HINGGA SENYUM DAN TAWA MENJADI PUDAR....
TEMAN MENJADI HERAN...
DAN PULA MELUPAKAN SESUATU ITU TAK MUDAH...
APALAGI KAU LAH YANG MEMBUAT PEMIKIRANKU BERUBAH...
JADI JANGAN PINTA AKU LUPAKAN MASA LALU...
YAITU SEMUA KENANGAN BERSAMAMU...
SUNGGUH AKU TAHU KATA MAAF SAJA TIDAK CUKUP...
MENGHAPUS SEMUA DOSA DAN KESALAHANKU....
TAPI BIARKAN KALI INI SAJA, KATA MAAFKU UNTUK BERTARUH...
Yahhhhh~ panjang juga saia buatnya~ silakan yang mau komen ato apa komen dibawah post ini~
untuk Hideki-kun, someday,i will to say this sorry to you~
you......still my friend,,and i don'n want to forget you~
silakan yang mau baca~ surely,this is to him, Hideki Asakawa-kun~
Maaf...
Satu kata yang sulit terucap...
Ketika dinginmu mulai memuncak..
Dan sayu matamu semakin jelas...
Dan engganmu semakin terasa...
Bencimu kan tak terelakkan...
Semuanya...
Hanya padaku....
Aku tahu...
Jelas tahu...
Semuanya ditujukan padaku...
Seorang saja...
Dengan kebencian bagai tangan siap menampar..
Dengan lengan siap mendorongkan...
Dengan mata siap menusukkan...
Dan dengan dingin siap menghancurkan...
Hanya satu...
Selalu...
Kata-katamu yang masih terngiang dulu...
Itu semua terus membuatku percaya...
Pada kemungkinan yang ada...
Aku ingin berusaha percaya...
Semuanya, dari awal hingga kini....
Dari marahmu diawal, coklat dari roti dadar...
Bola pingpong, bersama mengerjakan soal matematika....
Muka dingin yang kembali tampak, berdua ketakutan...
Kemudian sms bersambung, sampai bis siap mengantar...
Perjalanan menyenangkan...
Lalu kau sadar bintang itu aku...
Tawa dan senyum terus muncul....
Di tempat penuh bintang, kita semakin dekat...
Aku yakin, suatu hubungan ini akan semakin indah..
Semuanya berjalan sungguh indah....
Lalu tiba-tiba kau berubah, sms tak berbalas...
Mulai itu kita renggang...
Menganga dengan adanya jarak...
Aku tahu, aku yang salah...
Salahkan aku terus saja..
Aku tahu aku dosa...
Tapi mau sampai kapan kau benci demikian?
Tawamu kini bukan untukku....
Walau aku tahu kau minta aku lupakan itu...
Tapi aku terlalu egois berharap lagi...
Semakin kau benci, semakin kau dingin....
Aku tahu aku yang bodoh....
Kau boleh menamparku, pukul aku...
Aku yang terlalu naif untukmu....
Kini satu saja kata....
Maaf kumohon maaf....
Jangan pinta aku untuk lupakan semua....
Jangan jadikan tawamu sebagai pedang...
Yang akan kau tusukan sendiri pada tubuhmu...
Diriku!! Yang berhak itu aku.....
Tawamu itu bukan tawa palsu...
Aku yakin, seyakin yang aku mampu...
Itu semua karena kebahagiaan yang kau pancarkan karena teman-temanmu...
Mungkin juga termasuk aku....
Kau yang kukenal bukan orang yang mengatakan teman adalah orang lain...
Itu semua hanya bualan agar aku benci dan menjauh....
Ya, setidaknya akan ku terima semua itu...
Dengan kerelaan ini...
Dengan keikhlasan ini...
Dengan kepasrahan ini...
Atas semua dosa dan kesalahan yang kuperbuat ini....
Tapi, kumohon....
Jangan pinta aku menjauhimu...
Jangan pinta aku membencimu...
Jangan jadikan semua ini mimpi burukku...
Jangan jadikan semua ini kesalahan seumur hidupku...
Jangan pinta aku memutuskan hubungan denganmu...
Kau.....adalah temanku...
Begitu berharga bagiku....
Walau kau menganggapku tak seperti itu..
Tapi tolong...
Sekali saja tolong...
Berikan aku kesempatan untuk minta maaf...
Maafku akan kupertaruhkan...
Mau kau minta tukar dengan apa?
Rasa suka yang harus kubuang?
Sobek semua kenangan?
Hidupku?
It’s okay to me....
But...
Dengarkan dan bacalah permintaan mulukku...
Yang terakhir yang kuminta darimu...
JADILAH TEMANKU LAGI....
WALAU DENGAN HINANYA TUBUH DAN HATI INI...
DAN DENGAN LUKAMU YANG BELUM DAPAT TERHAPUS PENUH ITU...
DAN DENGAN SEMUA RASA SAKIT YANG DULU PERNAH KUBERIKAN PADAMU..
IZINKAN AKU MENGULANG KISAH DULU MENJADI BARU...
BIARKAN AKU MELIHAT LAGI SENYUM YANG DITUJUKAN PADAKU DULU...
SENYUM ITU SUNGGUH AKU INGIN KEMBALI KE MASA ITU...
MAAF DAN MAAF YANG BERIBU...
AKU TERUS BERTARUH...
TO CHANGE THE PAST INTO FUTURE....
TOLONG JANGAN MEMBEKU....
PADAKU...
KARENA SUNGGUH....
KEHILANGAN SATU TEMAN BAGIKU SEPERTI DIBURU HANTU...
MALAM MENJADI MENCEKAM DENGAN SERIBU BAYANGAN...
MIMPI INDAH MENJADI MIMPI BURUK DIMANA KESALAHAN TERUS BERULANG...
MELAMUNI SEMUA KESALAHAN HINGGA SENYUM DAN TAWA MENJADI PUDAR....
TEMAN MENJADI HERAN...
DAN PULA MELUPAKAN SESUATU ITU TAK MUDAH...
APALAGI KAU LAH YANG MEMBUAT PEMIKIRANKU BERUBAH...
JADI JANGAN PINTA AKU LUPAKAN MASA LALU...
YAITU SEMUA KENANGAN BERSAMAMU...
SUNGGUH AKU TAHU KATA MAAF SAJA TIDAK CUKUP...
MENGHAPUS SEMUA DOSA DAN KESALAHANKU....
TAPI BIARKAN KALI INI SAJA, KATA MAAFKU UNTUK BERTARUH...
Yahhhhh~ panjang juga saia buatnya~ silakan yang mau komen ato apa komen dibawah post ini~
untuk Hideki-kun, someday,i will to say this sorry to you~
you......still my friend,,and i don'n want to forget you~
Langganan:
Postingan (Atom)