Death the Kid  - Soul Eater 3

Kamis, 24 November 2011

Ketika Kata Maaf Harus Bertaruh~ :')

Ini puisi yang aku janjikan sebelumnya bakal tak post di blog ini~
silakan yang mau baca~ surely,this is to him, Hideki Asakawa-kun~ http://matcuoi.com

Maaf...
Satu kata yang sulit terucap...
Ketika dinginmu mulai memuncak..
Dan sayu matamu semakin jelas...
Dan engganmu semakin terasa...
Bencimu kan tak terelakkan...
Semuanya...
Hanya padaku....
Aku tahu...
Jelas tahu...
Semuanya ditujukan padaku...
Seorang saja...
Dengan kebencian bagai tangan siap menampar..
Dengan lengan siap mendorongkan...
Dengan mata siap menusukkan...
Dan dengan dingin siap menghancurkan...
Hanya satu...
Selalu...
Kata-katamu yang masih terngiang dulu...
Itu semua terus membuatku percaya...
Pada kemungkinan yang ada...
Aku ingin berusaha percaya...
Semuanya, dari awal hingga kini....
Dari marahmu diawal, coklat dari roti dadar...
Bola pingpong, bersama mengerjakan soal matematika....
Muka dingin yang kembali tampak, berdua ketakutan...
Kemudian sms bersambung, sampai bis siap mengantar...
Perjalanan menyenangkan...
Lalu kau sadar bintang itu aku...
Tawa dan senyum terus muncul....
Di tempat penuh bintang, kita semakin dekat...
Aku yakin, suatu hubungan ini akan semakin indah..
Semuanya berjalan sungguh indah....
Lalu tiba-tiba kau berubah, sms tak berbalas...
Mulai itu kita renggang...
Menganga dengan adanya jarak...
Aku tahu, aku yang salah...
Salahkan aku terus saja..
Aku tahu aku dosa...
Tapi mau sampai kapan kau benci demikian?
Tawamu kini bukan untukku....
Walau aku tahu kau minta aku lupakan itu...
Tapi aku terlalu egois berharap lagi...
Semakin kau benci, semakin kau dingin....
Aku tahu aku yang bodoh....
Kau boleh menamparku, pukul aku...
Aku yang terlalu naif untukmu....
Kini satu saja kata....
Maaf kumohon maaf....
Jangan pinta aku untuk lupakan semua....
Jangan jadikan tawamu sebagai pedang...
Yang akan kau tusukan sendiri pada tubuhmu...
Diriku!! Yang berhak itu aku.....
Tawamu itu bukan tawa palsu...
Aku yakin, seyakin yang aku mampu...
Itu semua karena kebahagiaan yang kau pancarkan karena teman-temanmu...
Mungkin juga termasuk aku....
Kau yang kukenal bukan orang yang mengatakan teman adalah orang lain...
Itu semua hanya bualan agar aku benci dan menjauh....
Ya, setidaknya akan ku terima semua itu...
Dengan kerelaan ini...
Dengan keikhlasan ini...
Dengan kepasrahan ini...
Atas semua dosa dan kesalahan yang kuperbuat ini....
Tapi, kumohon....
Jangan pinta aku menjauhimu...
Jangan pinta aku membencimu...
Jangan jadikan semua ini mimpi burukku...
Jangan jadikan semua ini kesalahan seumur hidupku...
Jangan pinta aku memutuskan hubungan denganmu...
Kau.....adalah temanku...
Begitu berharga bagiku....
Walau kau menganggapku tak seperti itu..
Tapi tolong...
Sekali saja tolong...
Berikan aku kesempatan untuk minta maaf...
Maafku akan kupertaruhkan...
Mau kau minta tukar dengan apa?
Rasa suka yang harus kubuang?
Sobek semua kenangan?
Hidupku?
It’s okay to me....
But...
Dengarkan dan bacalah permintaan mulukku...
Yang terakhir yang kuminta darimu...
JADILAH TEMANKU LAGI....
WALAU DENGAN HINANYA TUBUH DAN HATI INI...
DAN DENGAN LUKAMU YANG BELUM DAPAT TERHAPUS PENUH ITU...
DAN DENGAN SEMUA RASA SAKIT YANG DULU PERNAH KUBERIKAN PADAMU..
IZINKAN AKU MENGULANG KISAH DULU MENJADI BARU...
BIARKAN AKU MELIHAT LAGI SENYUM YANG DITUJUKAN PADAKU DULU...
SENYUM ITU SUNGGUH AKU INGIN KEMBALI KE MASA ITU...
MAAF DAN MAAF YANG BERIBU...
AKU TERUS BERTARUH...
TO CHANGE THE PAST INTO FUTURE....
TOLONG JANGAN MEMBEKU....
PADAKU...
KARENA SUNGGUH....
KEHILANGAN SATU TEMAN BAGIKU SEPERTI DIBURU HANTU...
MALAM MENJADI MENCEKAM DENGAN SERIBU BAYANGAN...
MIMPI INDAH MENJADI MIMPI BURUK DIMANA KESALAHAN TERUS BERULANG...
MELAMUNI SEMUA KESALAHAN HINGGA SENYUM DAN TAWA MENJADI PUDAR....
TEMAN MENJADI HERAN...
DAN PULA MELUPAKAN SESUATU ITU TAK MUDAH...
APALAGI KAU LAH YANG MEMBUAT PEMIKIRANKU BERUBAH...
JADI JANGAN PINTA AKU LUPAKAN MASA LALU...
YAITU SEMUA KENANGAN BERSAMAMU...
SUNGGUH AKU TAHU KATA MAAF SAJA TIDAK CUKUP...
MENGHAPUS SEMUA DOSA DAN KESALAHANKU....
TAPI BIARKAN KALI INI SAJA, KATA MAAFKU UNTUK BERTARUH...

Yahhhhh~ panjang juga saia buatnya~ silakan yang mau komen ato apa komen dibawah post ini~
untuk Hideki-kun, someday,i will to say this sorry to you~
you......still my friend,,and i don'n want to forget you~ http://matcuoi.com

Sabtu, 19 November 2011

Bikin Pusing~ ==

Konnichiwa minna-san~
bnr2 akhir2 ini aku pusing berat karena sudah kelas 9~
sebenernya aku mau posting puisiku yg judulnya "Ketika Kata Maaf Harus Bertaruh" ke blogku yg ini~ tapi blm jadi~ masih kurang dikit lagi~
itu puisi sebenernya curahan hatiku buat Hideki-kun~ curahan kata maaf yang sampai detik ini menit ini jam ini dan hari ini *halah* masih blm bisa ku sampaikan~
aku tahu minna,aku salah,aku membuatnya sakit berkali2~ tapi sampai kapan ini terus berlanjut tanpa henti? Dia kalau disekolah udah bnr2 menghindar dari aku~
setiap aku lewat, dia gak jadi,ato pergi dengan segera~ bnr2 itu menunjukan btapa eneghnya dia ngeliat aku~ PADAHAL AKU PUN SE-GRADE SAMA DIA SETIAP PAGI!!!! BETAPA ITU PASTI SEMAKIN MEMBUATNYA ENEGH!!!DAN KNPA JUGA AKU TURUN KE GRADE A KE GRADE B???!!! JADINYA SEKELAS SAMA DIA SETIAP TMBHN PAGIII!!TT^TT
ya pokoknya aku udah mantep mau minta maaf ke dia, dan mau mengulang semuanya dari awal~ aku janji akan membuang rasa sukaku padanya,asal aku menjadi temannya lagi~
kenangan bersamanya...........begitu indah hingga tak dapat kulupakan~
yaks~ sgni dulu minna~ rasanya kepalaku tmbh pusing aja~ maaf ya aku gak pake red devil dulu~ :'3
ARIGATOU TO JAA NE~ ^^/